Senin, 22 Juni 2009

Sehat Berawal Dari Usus




Kesehatan kita sangat dipengaruhi oleh usus kita.
Usus merupakan organ yang sangat penting bagi kehidupan kita. Di dalam usus makanan yang merupakan sumber energi dicerna dan sampah pencernaan akan di buang ke dalam usus besar yang merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan. Usus besar mempunyai fungsi anatara lain: tempat mengumpulkan sisa makanan yang kemudian akan dibuang melalui anus,tempat mengabsorbsi air dan beberapa mineral, dan tempat pertumbuhan bakteri, dimana bakteri dalam usus besar ini dapat membentuk beberapa jenis vitamin yaitu vitamin B dan K yang kemudian diabsorbsi oleh tubuh.

Melihat fungsinya maka kerja usus besar yang baik ini merupakan hal yang sangat penting untuk kesehatan tubuh kita. Dalam usus inilah bisa dikatakan sebagai induk berbagai penyakit. Ketidak seimbangan fungsi usus ini dapat mengakibatkan penumpukan racun (toksin) yang melalui sistem peredaran darah dan limfatik akan tersebar ke seluruh tubuh kita dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Dr. Arbuthnot Lane, seorang pakar kesehatan colon menyatakan bahwa penyakit usus (sembelit) merupakan sebab terjadinya semua jenis penyakit yang menimpa manusia. Hal inilah yang ditandaskan oleh Rasulullah Saw dalam sabdanya “Perut itu merupakan wadah semua penyakit”. Oleh karena itu lah Islam mengajarkan pemeliharaan kesehatan usus mulai dengan cara menjaga makanan yang masuk ke dalam usus sampai kepada membuang sampah metabolisme usus dengan cara BAB yang benar.

Begitu banyak penyakit berawal dari usus.

Jagalah Kesehatan Usus
- Kunyah makanan lebih lama dari biasa, agar makanan hancur dan tidak memberatkan kerja usus
- Konsumsi minyak ikan / salmon omega 3 setiap hari, untuk membersihkan usus dari minyak dan kolesterol jahat. Salmon omega 3 dapat menaikan HDL dan menurunkan Trigecid dan LDL. ATau bisa juga dengan buah Alpukat yang mengandung banyak HDL.

Apa itu HDL, LDL, Trigliserida?

Kolesterol total sebenarnya merupakan susunan dari banyak zat, termasuk trigliserida, LDL kolesterol dan HDL kolesterol.

Trigliserida adalah salah satu bentuk lemak yang diserap oleh usus setelah mengalami hidrolisis. Trigliserida kemudian masuk ke dalam plasma dalam 2 bentuk yaitu sebagai klomikron berasal dari penyerapan usus setelah makan lemak, dan sebagai VLDL (Very Low Density Lipoprotein) yang dibentuk oleh hepar dengan bantuan insulin. Trigliserida ini di dalam jaringan diluar hepar (pembuluh darah, otot, jaringan lemak), dihidrolisis oleh enzim lipoprotein lipase. Sisa hidrolisis kemudian oleh hepar dimetabolisasikan menjadi LDL. Kolesterol yang terdapat pada LDL ini kemudian ditangkap oleh suatu reseptor khusus di jaringan perifer itu, sehingga LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat.

Kelebihan kolesterol dalam jaringan perifer akan diangkut oleh HDL (High Density Lipoprotein) ke hepar untuk kemudian dikeluarkan melalui saluran empedu sebagai lemak empedu sehingga sering disebut sebagai kolesterol baik.

Trigliserida merupakan lemak-lemak darah yang cenderung naik seiring dengan konsumsi alkohol, peningkatan berat badan, diet yang kaya dengan gula dan lemak serta gaya hidup yang senang untuk duduk saja. Tidak diragukan lagi bahwa penambahan trigliserida meningkatkan resiko perkembangan penyakit jantung dan stroke. Terbukti bahwa orang-orang yang mempunyai trigliserida tinggi juga cenderung untuk mendapatkan tambahan-tambahan dalam tekanan darah dan resiko tambahan untuk mengembangkan penyakit diabetes.

LDL kolesterol singkatan dari low density lipoprotein cholesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah. Kolesterol LDL adalah kolesterol jahat karena kolesterol LDL melekat pada dinding arteri dan bisa menyebabkan perkembangan penutupan-penutupan arteri.

HDL kolesterol singkatan dari high density lipoprotein cholesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah, juga dikenal sebagai kolesterol baik. Peranan kolesterol HDL adalah membawa kembali kolesterol buruk ke organ hati untuk pemrosesan lebih lanjut. Orang-orang dengan kadar tinggi dari tipe kolesterol ini hanya sebagian yang terlindung dari penyakit jantung. Tentu saja, seseeorang yang mempunyai kadar kolesterol HDL dalam kategori sangat baik masih beresiko terkena penyakit jantung. Sebagian cenderung mempunyai beberapa faktor resiko lainnya, seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan kebiasaan merokok.

- Ikuti program pembersihan usus : Detox dan Food Combaning
- Hindari makan pada malam hari
Hanya akan membuat perut tambah buncit, dan perut yang tambah buncit rata-rata rawan dengan penyakit. Karena usus menjadi sempit karena tersumbat oleh minyak dan kolesterol yang memperlambab jalannya darah, dan rawan terkena stroke.


Keseimbangan bakteti Jahat - Baik = 15% - 85%

Tidak ada komentar:

Posting Komentar